Herbamed ASOXTAN
Herbal yang diformulasikan khusus dari bahan 100% ekstrak alami terstandar untuk mengatasi cacingan.
Cacingan merupakan gangguan pencemaan yang banyak diderita, lebih dari 80% manusia hidup pernah dihinggapi masalah pencernaan ini. Cacingan banyak sekali diderita oleh anak-anak namun tidak menutup kemungkinan orang dewasapun juga bisa mengalami. Penularan penyakit cacing umumnya terjadi melalui mulut, meskipun ada juga yang melalui luka dikulit. Larva dan telur cacing ada di mana-mana di atas tanah, terutama bila sistem pembuangan kotoran belum memenuhi syarat-syarat hygiene. Cacing yang menyerang manusia setidaknya ada 4 macam antara lain; cacing kremi, cacing gelang, cacing pita, dan cacing tambang
Penyakit cacingan pada manusia sering dimanifestasikan oleh parasit cacing yang hidup di usus besar dan usus halus. Cacing-cacing ini bisa bertahan hidup karena mendapat nutrisi dari menyerap darah di dinding usus dan sari makanan yang diperoleh tubuh. Jika penyakit cacingan ini dibiarkan akan berakibat fatal, karena sari-sari makanan yang dikonsumsi akan diambil oleh cacing. Gejala penyakit cacing sering kali tidak nyata. Salah satu tanda bahwa seseorang mengalami cacingan adalah nyeri, penurunan nafsu makan, daya konsentrasi berkurang, lemas, malas, pusing dan lain-lain tergantung jenis cacing yang menginfeksi.
Indikasi:
- Membunuh cacing atau menyebabkan lisis (kematian) pada cacing karena bersifat antelmintik yang berasal dari kandungan senyawa dalam ekstrak (tanin, saponin, minyak atsiri 4-terpineol, triterpen glikasida momordisin I&II) dengan beberapa mekanisme kerja seperti menghambat kerja enzim di saluran pencernaan, merusak membran sel cacing seperti membran mukosa saluran cerna, degenerasi neuron pada cacing dan mendepolarisasi senyawa penghambat neuromuskuler sehingga dapat melumpuhkan cacing.
- Menstabilkan suhu tubuh atau menurunkan demam yang timbulkan karena infeksi.
- Meredakan nyeri yang timbul karena bersifat analgesik serta antiinflamasi merupakan efek dari senyawa aktif ekstrak Curcuma heynenna, yaitu zedioarondiol dengan menghambat INOS, siklooksigenase 2 (COX- 2, mediator Inflamasi) dan sitokin pro- inflamasi dengan menekan fosforilasi IKK dan MAPKs, kemudian menghentikan jalur nuclear factor kapра В (NF-kB).
- Melancarkan buang air besar karena bersifatlaksansia atau antisembelit yang merupakan efek dari ekstrak Zingiber purpureum sehingga larva, telur dan cacing yang terdapat dalam tubuh (di saluran cerna/ usus) baik dalam keadaan mati atau hidup dapat dikeluarkan melalui tinja.
- Mengatasi gejala yang timbul seperti sulit tidur dengan mengurangi stress melalui penghambatan enzim monoamin oksidase. Bersifat antibakteri, antivirus dan antijamur karena mengandung senyawa aktif proantosianidin, sabinene, triterpen-4-ol.
- Meningkatkan daya tahan tubuh dengan merangsang sistem imun (imunostimulan) karena mengandung senyawa phenyl butanoids (phlain I-IV) dari ekstrak Zingiber purpureum.
- Sebagai antioksidan (cassumunin A-C dan phenylbutanoids) bagi tubuh yang dapat mengurangi resiko terkena kanker atau tumor akibat infeksi serius dari cacing.
- Selalu menjaga kebersihan tangan
- Memperbanyak asupan air mineral Mengkonsumsi makanan yang telah di masak
- dengan benar (daging, ikan dll) atau memasak daging sampai matang.
- Tidak menggaruk area dubur
Tiap kapsul mengandung:
Arecha catechu semen 35 mg
Zingiber purpureum rhizome 40 mg
Leucas lavandufolia herba 30 mg
Curcuma heynenna rhizome 50 mg
Momordica charantia fructus 30 mg
Curcuma aeruginosa rhizome 65 mg
ATURAN PAKAI:
3 x 2 kapsul/hari sebelum makan
Isi: 50 kapsul @ 250 mg
